Bekasi Utara – PENA 98
Minimnya transparansi dalam proyek pengecoran jalan di Jalan Duta Prima, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, menjadi sorotan. Hingga kini, identitas rekanan pelaksana, nilai kontrak, nomor Surat Perintah Kerja (SPK), hingga sumber anggaran belum juga terungkap ke publik, meski pekerjaan telah berjalan di lapangan.
Pantauan PENA 98 pada Rabu malam (22/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, aktivitas pengecoran masih berlangsung dengan melibatkan sekitar 20 pekerja. Sekitar 100 meter badan jalan dilaporkan telah selesai dicor. Pengerjaan dilakukan pada malam hari dengan alasan percepatan.
Di lokasi, pelaksana lapangan bernama Rehan mengakui proyek tersebut merupakan pekerjaan pemerintah. Namun, saat dimintai keterangan lebih rinci terkait administrasi proyek, pihak pelaksana belum dapat memberikan informasi yang dibutuhkan.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya terkait keterbukaan informasi publik, terutama dalam proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara. Padahal, transparansi merupakan bagian penting dalam memastikan akuntabilitas dan pengawasan oleh masyarakat.
Di sisi lain, warga mengaku menyambut baik perbaikan jalan yang sebelumnya rusak parah, berlubang, dan kerap tergenang saat hujan. Namun, mereka berharap pengerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
“Warga sangat berharap perbaikan ini cepat selesai supaya jalan tidak hancur lagi dan tidak tergenang saat hujan,” ujar salah seorang pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mengenai detail proyek tersebut.
PENA 98 menegaskan pentingnya keterbukaan data proyek kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab penggunaan anggaran. Redaksi tetap menjunjung prinsip keberimbangan, akurasi, serta asas praduga tak bersalah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak rekanan pelaksana maupun Dinas Bina Marga Kota Bekasi untuk memberikan klarifikasi serta data lengkap guna pemutakhiran informasi kepada masyarakat.
Reporter:
Editor: [Pantas sudirman Nainggolan]


