Notification

×

Iklan

Iklan

FKRW Kota Dan Kabupaten Gelar Rapat Bersama TM HDP, Matangkan Kunjungan Gubernur Jabar di Medan Satria

| April 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-19T02:21:09Z


   Kota Bekasi, Pena98 – Forum Komunikasi RW Kota dan Kabupaten Bekasi (FKRW Kota Dan Kabupaten Bekasi) menggelar rapat bersama pihak Town Management (TM) Hasana Damai Putra (HDP) dalam rangka pemantapan kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Rapat tersebut tidak hanya membahas aspek teknis kunjungan, tetapi juga menjadi forum strategis untuk mengangkat berbagai persoalan lingkungan, khususnya penanganan banjir dan penataan kawasan permukiman.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan RT/RW Kota dan Kabupaten Bekasi , paguyuban warga, pihak pengembang, serta Camat Medan Satria, Budi Rahman, S.H., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman selaku General Manager TM HDP menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Lukman menyebut pertemuan ini sebagai momentum penting untuk menjalin komunikasi langsung dengan para paguyuban, mengingat dirinya baru menjabat sekitar satu tahun terakhir.

“Ini menjadi kesempatan pertama saya bertemu langsung dengan para paguyuban. Saya meyakini berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan melalui komunikasi yang intens dan terbuka,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pengembang, masyarakat, dan pemerintah dalam menata lingkungan, terutama dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan utama warga Medan Satria.

“Kami dari TM HDP tidak dapat bekerja maksimal tanpa dukungan masyarakat dan pemerintah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen demi menciptakan lingkungan yang tertib dan lebih baik,” tegasnya.

Terkait penanganan banjir, Lukman menjelaskan bahwa pihak pengembang telah melakukan sejumlah langkah konkret, di antaranya perawatan rutin gorong-gorong serta dukungan terhadap operasional pompa air di kawasan perumahan.

“Selain pompa yang dikelola pengembang, terdapat pula pompa milik warga. Kami tetap memberikan dukungan, termasuk penyediaan bahan bakar seperti solar, meskipun hal ini berdampak pada peningkatan biaya operasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihak HDP telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Bekasi terkait permohonan penertiban kawasan. Surat tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap koordinasi. Sementara itu, surat serupa juga telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, namun hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Rapat ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari persiapan kunjungan Gubernur Jawa Barat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas pihak dalam menangani persoalan banjir secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan di Kota dan Kabupaten Bekasi.

( Boston Nainggolan )
×
Berita Terbaru Update