PENA 98 | JAKARTA TIMUR – Aksi komplotan begal yang diduga beroperasi pada jam-jam rawan akhirnya dibongkar jajaran Polsek Pulogadung. Tiga dari empat orang yang diduga terlibat berhasil diringkus di wilayah Babelan, Bekasi. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).
Salah satu korban, Nahwori, mengalami luka serius setelah diduga dibacok menggunakan celurit saat melakukan perlawanan. Korban harus mendapatkan perawatan medis dan menjalani 17 jahitan akibat luka pada bagian bahu kiri, bahu kanan dan lengan.
Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora mengatakan, para tersangka diduga menyasar korban secara acak pada rentang waktu tengah malam hingga dini hari. Sebelum beraksi, mereka diduga berkumpul di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), wilayah perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi.
Dari pemeriksaan awal, para tersangka diduga mengakui telah melakukan empat aksi pencurian dengan kekerasan, masing-masing dua kejadian di wilayah Bekasi dan dua kejadian di wilayah Pulogadung.
Polisi menyita dua bilah celurit, pakaian yang diduga digunakan saat beraksi, serta dua unit sepeda motor. Penyidik masih memburu satu pelaku yang melarikan diri sekaligus mengembangkan kemungkinan adanya aksi lainnya.
Satu komplotan dibongkar. Satu pelaku masih diburu. Polisi terus mengejar.
Mula pakpahan






