JAKARTA TIMUR, PENA 98 – Kekhawatiran terhadap keselamatan siswa mencuat di lingkungan SDN 02 dan SDN 03 Ujung Menteng, Jakarta Timur. Kepala sekolah, Yunianto, S.Pd, menyoroti tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di depan kompleks sekolah yang berada tepat di tepi jalan raya dengan arus kendaraan padat.
Hal tersebut disampaikan Yunianto saat menerima kunjungan silaturahmi wartawan Pena 98 pada Selasa (7/4/2026). Ia menegaskan bahwa aktivitas keluar-masuk ratusan siswa setiap hari berlangsung di tengah kondisi lalu lintas yang belum didukung fasilitas keselamatan memadai.
“Benar, ini menjadi perhatian serius kami. SDN 02 dan SDN 03 berada dalam satu halaman dengan jumlah siswa yang cukup banyak. Jalan di depan sekolah sangat padat, terutama saat jam masuk dan pulang. Kendaraan kerap melaju dengan kecepatan tinggi, sementara anak-anak harus menyeberang atau dijemput orang tua,” ujar Yunianto.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan depan sekolah belum dilengkapi rambu-rambu keselamatan seperti lampu peringatan kuning (warning light), zebra cross, marka jalan, maupun polisi tidur (speed bump). Padahal, Jalan Raya Ujung Menteng merupakan jalur dengan mobilitas kendaraan yang tinggi sepanjang hari.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa, khususnya pada jam-jam sibuk ketika interaksi antara pejalan kaki dan kendaraan meningkat.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk segera melakukan survei serta pemasangan fasilitas keselamatan di kawasan tersebut.
“Kami sangat mendukung jika ada dorongan dari media. Harapan kami, instansi terkait bisa segera menindaklanjuti dengan memasang lampu kuning peringatan, zebra cross, serta rambu ‘Hati-Hati Kawasan Sekolah’. Ini penting agar pengendara lebih waspada dan menurunkan kecepatan,” tegasnya.
Yunianto menambahkan, keberadaan dua sekolah dalam satu area memperbesar potensi risiko. Meski pihak sekolah telah mengerahkan guru piket untuk membantu pengawasan, langkah tersebut dinilai belum cukup tanpa dukungan infrastruktur keselamatan dari pemerintah.
“Ini menyangkut keselamatan ratusan anak dari dua sekolah sekaligus. Jangan sampai kita menunggu korban baru bertindak. Pencegahan harus diutamakan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi lalu lintas di depan SDN 02 dan SDN 03 Ujung Menteng masih terpantau padat, tanpa adanya rambu khusus kawasan sekolah.
Pantas sudirman nainggolan



