Bekasi, Pena98 — Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat merespons insiden tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4) malam sekitar pukul 20.50 WIB. Wali Kota Bekasi turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi korban berjalan maksimal dan terkoordinasi.
Kehadiran Wali Kota di lokasi tidak sendiri. Ia didampingi Kapolda Metro Jaya serta Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang turut memantau langsung situasi di lapangan dan perkembangan penanganan korban.
Di tengah kondisi yang masih darurat, fokus utama diarahkan pada penyelamatan korban. Petugas gabungan dari PT KAI, KAI Commuter, Basarnas, kepolisian, TNI, BPBD, hingga tenaga medis terlihat bekerja intensif mengevakuasi penumpang dari sejumlah gerbong yang mengalami kerusakan berat.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan korban. Penanganan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Wali Kota saat meninjau langsung proses evakuasi.
Sementara itu, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan sementara, korban jiwa telah tercatat dan masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi yang terus berlangsung.
“Data sementara menunjukkan adanya korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Di lokasi kejadian, sejumlah ambulans tampak hilir mudik membawa korban ke berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah Kota Bekasi juga telah mengaktifkan sistem tanggap darurat dengan menyiagakan rumah sakit, tenaga medis, serta armada ambulans untuk memastikan tidak ada korban yang terlambat ditangani.
Selain penanganan korban, Pemkot Bekasi juga membuka posko informasi bagi keluarga korban serta menyediakan pendampingan selama proses evakuasi dan perawatan berlangsung.
Wali Kota turut mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kejadian demi kelancaran proses evakuasi. “Kami minta masyarakat tetap tenang dan memberi ruang kepada petugas agar bisa bekerja optimal. Informasi resmi akan terus kami sampaikan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
( Boston Nainggolan )

