Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Pertalite, SPBU 34.173.06 Cikarang Barat Disorot Wartawan

| November 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-04T02:18:44Z



   BEKASI – MEDIA PENA 98 – Aktivitas pelayanan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 34.173.06 yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Lubang Buaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan tim awak media pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sorotan tersebut muncul setelah tujuh wartawan yang melakukan pemantauan di lokasi mendapati sejumlah sepeda motor dengan tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi atau dikenal dengan istilah tangki siluman (stiger) melakukan pengisian Pertalite dengan nominal yang dinilai cukup besar.

Temuan lapangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap ketentuan penyaluran BBM bersubsidi, termasuk mekanisme pengawasan dan penerapan prosedur operasional standar (SOP) di SPBU tersebut.

Tim awak media menilai aktivitas tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak pengelola, terutama terkait mekanisme verifikasi konsumen dan pengendalian penyaluran Pertalite agar tepat sasaran.

Wartawan Hendak Konfirmasi, Terjadi Perdebatan dengan Petugas

Dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang, tim wartawan kemudian berusaha menemui pihak manajemen SPBU untuk meminta klarifikasi terkait aktivitas pengisian BBM yang ditemukan di lapangan.

Namun, proses konfirmasi tersebut justru diwarnai kesalahpahaman dengan petugas keamanan berinisial R dan salah seorang staf kantor SPBU.

Menurut keterangan salah satu wartawan, petugas keamanan tersebut memberikan respons dengan nada tinggi sehingga terjadi perdebatan yang berlangsung sekitar 30 menit.

"Kami datang baik-baik, mengucapkan salam dan bermaksud meminta konfirmasi kepada manajer. Namun, respons yang kami terima justru dengan nada tinggi. Kami hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi," ujar salah satu wartawan di lokasi.

Tim menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk mengganggu aktivitas operasional SPBU, melainkan menjalankan fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pertanyakan Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi

Persoalan penyaluran Pertalite menjadi perhatian karena BBM bersubsidi harus disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku dan mekanisme pengendalian yang ditetapkan pemerintah serta Pertamina Patra Niaga.

Penggunaan QR Code melalui sistem Subsidi Tepat merupakan salah satu instrumen pendataan dan pengendalian pembelian BBM bersubsidi.

Karena itu, aktivitas pengisian menggunakan kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi perlu mendapat penjelasan lebih lanjut, termasuk apakah pengisian tersebut telah memenuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Tim media juga meminta agar pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme pengawasan petugas operator, pencatatan transaksi, serta rekaman CCTV pada waktu kejadian.

Manajemen Belum Berikan Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen SPBU 34.173.06 Lubang Buaya belum memberikan keterangan resmi mengenai temuan lapangan maupun kesalahpahaman yang terjadi antara wartawan dan petugas keamanan.

Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, Media Pena 98 tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak manajemen SPBU maupun pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan atas persoalan tersebut.

Tim awak media menyatakan telah mendokumentasikan kondisi di lokasi melalui foto bertimestamp. Dokumentasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pengaduan kepada Pertamina Contact Center 135 guna meminta pemeriksaan dan evaluasi, termasuk penelusuran rekaman CCTV serta kepatuhan terhadap prosedur penyaluran BBM bersubsidi.

Media Pena 98 menegaskan bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi merupakan bagian dari kepentingan publik. Setiap dugaan penyimpangan perlu ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak berwenang,

Pantas Sudirman Nainggolan 

×
Berita Terbaru Update