Tambun Selatan ,Pena98 – Banjir yang melanda wilayah Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tidak menghentikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Puskesmas Jatimulya tetap beroperasi dan melayani pasien, bahkan turun langsung ke wilayah terdampak banjir yang paling parah.
Dalam kondisi genangan air yang merendam permukiman warga, Kepala Puskesmas Jatimulya, Ernita Sianturi, turun langsung ke lapangan bersama jajaran tenaga kesehatan. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Umi Rofidoh, Dyah, Sandra, Supardi, serta sopir ambulans. Kegiatan pelayanan lapangan ini juga mendapat pendampingan dari Babinsa setempat demi memastikan keamanan dan kelancaran pelayanan.
Untuk menjangkau warga yang terisolasi dan tidak dapat keluar rumah, petugas menggunakan perahu karet menyusuri wilayah permukiman yang terendam banjir. Fokus pelayanan diprioritaskan pada RW yang terdampak paling parah dan masih memungkinkan dijangkau melalui jalur air.
“Kami turun langsung bersama tim. Jadi kami layani warga di RW yang paling parah terdampak banjir dan yang masih bisa dijangkau menggunakan perahu,” ujar Ernita Sianturi di sela-sela kegiatan pelayanan.
Selain melakukan pemeriksaan dan pengobatan, petugas juga memantau kondisi kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Edukasi kesehatan terkait risiko penyakit pascabanjir juga diberikan agar masyarakat tetap waspada terhadap gangguan kesehatan.
Kehadiran langsung Kepala Puskesmas bersama jajaran tenaga kesehatan di tengah banjir mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai langkah tersebut sangat membantu dan memberikan rasa aman di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.
Dengan semangat pengabdian dan kerja sama lintas unsur, Puskesmas Jatimulya membuktikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah bencana banjir.
Boston





