Notification

×

Iklan

Iklan

Wakapolri Kukuhkan Pengurus Pusat KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031, Perkuat Peran Organisasi Menuju Indonesia Emas 2045

| Juli 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T14:37:07Z


   Jakarta, Media Pena 98 – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., secara resmi mengukuhkan Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting bagi KBPP Polri dalam memperkuat eksistensinya sebagai organisasi keluarga besar Polri yang berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Dalam laporannya, Ketua Umum KBPP Polri, AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyampaikan bahwa susunan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) beserta Ketua Dewan Pengawas KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 telah resmi memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum. Legalitas tersebut menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bimo menjelaskan bahwa kepengurusan baru diisi oleh figur-figur dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintahan, akademisi, dunia usaha, hingga tokoh muda keluarga besar Polri. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam membangun kolaborasi, melahirkan inovasi, serta memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat.

"KBPP Polri ingin menjadi rumah bersama bagi putra-putri keluarga besar Polri untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengabdi. Kami berharap organisasi ini menjadi wadah produktif bagi generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Bimo.

Ia menambahkan, besarnya jumlah keluarga besar Polri di seluruh Indonesia merupakan potensi strategis yang dapat diberdayakan dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, KBPP Polri akan memperkuat pendataan anggota serta melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah agar program kerja dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, KBPP Polri juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai satuan kerja Polri dan para pemangku kepentingan guna mendorong keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas generasi muda, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Wakapolri: Pengukuhan Harus Menjadi Awal Pengabdian Nyata

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru tidak boleh dimaknai sekadar sebagai seremoni organisasi, melainkan menjadi titik awal untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.

Menurutnya, dunia saat ini menghadapi dinamika yang sangat cepat, mulai dari perubahan geopolitik, transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga meningkatnya ancaman kejahatan siber dan penyebaran disinformasi. Kondisi tersebut menuntut hadirnya SDM yang unggul, adaptif, dan berkarakter kebangsaan.

"Visi KBPP Polri sebagai organisasi yang berintegritas, profesional, modern, dan berlandaskan nilai-nilai Bhayangkara harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Wakapolri.

Ia juga menjelaskan bahwa Polri terus melakukan transformasi melalui pendekatan human-centered policing dan evidence-based policing guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung program-program strategis nasional.

Dalam konteks tersebut, Wakapolri menilai KBPP Polri memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam membangun karakter generasi muda, meningkatkan literasi digital, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong tumbuhnya kewirausahaan di lingkungan keluarga besar Polri.

Tiga Arah Kebijakan KBPP Polri

Sebagai Pembina Harian KBPP Polri, Wakapolri menyampaikan tiga arah kebijakan utama yang menjadi fokus kepengurusan baru, yaitu:

1. Memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga besar Polri melalui pengembangan UMKM, kewirausahaan, dan jejaring usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

2. Membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berbasis digital agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan dekat dengan generasi muda.

3. Memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, serta kolaborasi dengan satuan kerja Polri di seluruh Indonesia dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wakapolri juga mengajak seluruh pengurus menjadikan KBPP Polri sebagai ruang kolaborasi lintas generasi yang mampu melahirkan SDM unggul, berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa.

Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal melalui pembinaan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, karakter kebangsaan, dan daya saing tinggi.

Di akhir sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh pengurus dan anggota KBPP Polri untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, serta berinovasi dalam setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Jadikan pengukuhan ini sebagai awal pengabdian yang lebih besar. Mari kita bekerja bersama, memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, dan menghadirkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat tersebut, saya optimistis KBPP Polri akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Wakapolri.

Mula pakpahan 

×
Berita Terbaru Update