KOTA BEKASI, Media Pena 98 – Ketua Persatuan Nasional Aktivis Bekasi Raya (Pena 98 Bekasi Raya) , Richal Hutahaean, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, atas audiensi yang berlangsung penuh kehangatan dan keterbukaan dalam membahas persoalan banjir serta penertiban bangunan liar di kawasan Perumahan Harapan Indah.
Menurut Richal, pertemuan tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat karena pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian warga.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bekasi atas penerimaan dan audiensi yang berlangsung sangat sejuk serta konstruktif. Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan terkait banjir dan bangunan liar dibahas secara terbuka dengan semangat mencari solusi terbaik bagi masyarakat," ujar Richal.
Ia menilai arahan dan petunjuk yang disampaikan Wali Kota Bekasi menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antara berbagai pihak yang memiliki peran dalam penanganan banjir di kawasan perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, penyelesaian persoalan banjir memerlukan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, pengembang Hasana Damai Putra (HDP), serta masyarakat yang terdampak langsung.
"Kami melihat adanya komitmen kuat dari Bapak Wali Kota untuk membangun sinergitas antara Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dipimpin Bapak Bupati Bekasi, pihak pengembang HDP, serta masyarakat. Ini menjadi modal penting untuk mewujudkan penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan," katanya.
Sebagai tindak lanjut dari aspirasi warga, Richal mengungkapkan bahwa Paguyuban Warga Kota Harapan Indah bersama Pena 98 Bekasi Raya berencana melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, guna menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat terkait penataan kawasan dan penanganan banjir.
"Kami bersama Paguyuban Warga Kota Harapan Indah berencana melakukan audiensi dengan Bapak Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung dan mendapatkan dukungan yang lebih luas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Richal menegaskan komitmen Pena 98 Bekasi Raya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Harapan Indah demi terciptanya lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan berdaya saing.
"Pena 98 Bekasi Raya akan terus mengawal aspirasi warga Harapan Indah. Harapan kami, kawasan ini dapat menjadi lingkungan yang lebih asri, maju, kompak, guyub, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," tegasnya.
Dengan terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah, pengembang, organisasi masyarakat, dan warga, diharapkan berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat diselesaikan secara bertahap melalui kerja sama dan komitmen bersama.
( Boston Nainggolan )

