Notification

×

Iklan

Iklan

BSI Naik Kelas Jadi Persero, 90% Pembiayaan untuk Konsumer dan Ritel

| Februari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T04:07:39Z


   Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk resmi menjadi perusahaan Persero setelah proses administratif selesai pada 23 Januari 2026. Perubahan status ini berdasarkan putusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 22 Desember 2025, yang telah disetujui Kementerian Hukum dan HAM serta diumumkan melalui Bursa Efek Indonesia (IDX).
 
Pada 2 Februari 2026, BSI juga merayakan Milad ke-5 sekaligus meluncurkan kampanye 'Langkah Emas Generasi Emas', sejalan dengan kedudukannya sebagai satu-satunya bank emas di Indonesia. Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa manajemen siap mendukung kebijakan nasional dalam menguatkan ekosistem keuangan syariah dan industri halal.
 
"BSI siap untuk milestone selanjutnya setelah menapaki lima tahun dengan baik dan mengantarkan diri ke posisi pemimpin di level middle Top 10 Bank," ucap Anggoro.
 
Sejak merger tahun 2021, BSI fokus pada penyaluran pembiayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebesar 90% pembiayaannya didistribusikan ke segmen Ritel, Konsumer, UMKM, dan Komersial skala kecil, dengan fokus pada ekosistem pendidikan, kesehatan, serta pihak terkait BUMN.
 
Sebagai bank bulion pertama di Indonesia yang mendapatkan izin OJK pada awal Februari 2025 dan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025, BSI mencatat pencapaian mengesankan. Hingga akhir 2025, pembelian emas melalui aplikasi BYOND by BSI mencapai lebih dari 2,1 ton, dengan basis nasabah keseluruhan mencapai lebih dari 23 juta orang. Layanan emas dapat diakses mulai dari Rp50 ribu dan tersedia 24 jam melalui aplikasi.
 
Data menunjukkan bahwa hingga 30 September 2025, nasabah rekening emas BSI sudah melampaui 200 ribu orang, tumbuh hampir dua kali lipat tahun ke tahun (YTD). Pada Oktober 2025 saja, penjualan emas mencapai 1.451 kilogram atau naik 264% secara year on year (YoY), dengan pertumbuhan jumlah rekening emas sebesar 182% YoY.
 
Selain itu, BSI aktif mendukung program pemerintah seperti rumah subsidi FLPP, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Program Makan Bergizi Gratis. Dalam tanggung jawab sosial, bank ini juga telah memberikan bantuan lebih dari 210 ton untuk pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya Aceh.

 sumber: bankbsi.co.id
×
Berita Terbaru Update