Jakarta, Pena98 – Tahun 2026 dipercaya sebagai tahun yang dilambangkan shio Kuda Api dalam kepercayaan feng shui masyarakat Tionghoa, yang dimaknai sebagai simbol keberuntungan, keberhasilan, kebebasan, serta semangat yang membara. Momentum Tahun Baru Imlek ini disambut penuh suka cita oleh umat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia.
Sejak pagi hari, umat Tionghoa bersama keluarga berdatangan ke sejumlah vihara untuk beribadah, salah satunya di Vihara Amurva Bhumi yang terletak di kawasan Karet Tengsin, Jakarta. Suasana vihara tampak khidmat dan ramai, dipenuhi umat yang membawa dupa dan perlengkapan sembahyang.
Dalam tradisi Imlek, umat bersembahyang dengan membakar dupa sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, serta membakar kertas sembahyang yang melambangkan doa dan harapan. Kertas tersebut dipercaya sebagai simbol rezeki, kesehatan, dan keberkahan yang diharapkan akan menyertai kehidupan mereka sepanjang tahun.
Selain berdoa memohon kelancaran usaha dan kesehatan keluarga, umat juga berharap tahun baru membawa kehidupan yang lebih baik, penuh kedamaian, dan kebahagiaan. Kebersamaan keluarga terlihat jelas dalam perayaan ini, di mana orang tua, anak-anak, hingga lansia hadir bersama untuk beribadah.
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga mempererat hubungan keluarga dan menjaga tradisi budaya Tionghoa yang telah diwariskan turun-temurun di Indonesia.
Mula pahpahan

