Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua PENA 98 Bekasi Raya Apresiasi Dialog Terbuka Penanganan Banjir, Tekankan Harus Ada Solusi Nyata

| Februari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T02:42:17Z


   Bekasi, Media Pena 98 — Ketua Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Bekasi Raya, Richal Hutahaean, SH, mengapresiasi kehadiran para pejabat pemerintah kota dan kabupaten Bekasi, unsur legislatif, tokoh masyarakat, RT/RW, serta warga dalam dialog terbuka membahas penanganan banjir di Bekasi.

Apresiasi tersebut disampaikan Richal dalam Dialog Terbuka Penanganan Banjir yang digelar pada Rabu, 5 Februari, bertempat di Wisma Bhineka CTS, Kota Harapan Indah, Bekasi.

“Kami berharap dialog ini bukan hanya sebatas dengar pendapat, tetapi mampu melahirkan keputusan konkret yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Richal Hutahaean di hadapan peserta dialog.

Ia menekankan bahwa persoalan banjir yang terus berulang setiap musim penghujan membutuhkan langkah nyata, terukur, dan berkelanjutan, bukan sekadar wacana atau janji.

Lebih lanjut, Richal menjelaskan bahwa PENA 98 Bekasi Raya merasa terpanggil untuk mengambil peran sebagai jembatan komunikasi antara paguyuban warga dengan para pemangku kebijakan. Tujuannya agar seluruh pihak dapat duduk bersama mencari solusi komprehensif demi mengakhiri persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

“Kami dari PENA 98 menjembatani paguyuban warga dengan pejabat serta tokoh masyarakat agar permasalahan banjir ini tidak terus terulang setiap tahun. Kami sangat berharap ada hasil yang baik dari pertemuan ini,” ujarnya.

Richal juga menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal hasil dialog tersebut. Menurutnya, PENA 98 tidak akan berhenti hanya pada forum diskusi, melainkan akan tetap bersuara lantang demi kepentingan masyarakat.

“PENA 98 akan terus mengawal dan mengawasi setiap prosesnya. Kami akan tetap berdiri bersama masyarakat,” pungkasnya.

Dialog terbuka tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintahan, legislatif, dan tokoh masyarakat, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Usup, S.IP, perwakilan BSDA Kota Bekasi Irwan, Camat Medan Satria Budi, Lurah Medan Satria Wawan, Lurah Pejuang Hendra, Ketua PENA 98 Bekasi Raya Richal Hutahaean, SH, serta Ketua Paguyuban Kota Harapan Indah H. Supono.

Forum ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kebijakan dan langkah nyata dalam penanganan banjir di wilayah Bekasi secara lebih efektif dan berkelanjutan. ( Boston )

×
Berita Terbaru Update